fbpx

Pengertian Potensial Air Tanah atau Soil Water Potential

air tanah

Karakteristik status air pada tanah di tentukan oleh jumlah kadar airnya dan status energinya. Pergerakan air ditanah diakibatkan adanya perbedaan energi.

Status energi yang menggerakan air didefinisikan sebagai potensial air /water potential. Potensial air dilambangkan dengan (ψ) atau psi yang berasal dari bahasa yunani.

Walaupun studi mengenai status kadar air dalam tanah telah lama dilakukan dengan menggunakan pengukuran soil water content (SWC).

Tetapi dalam konteks studi mengenai transportasi & penyimpanan air ditanah dan hubungan antara tanah dan tanaman, status energi pada air tanah diperlukan untuk menjelaskan bagaimana air berpindah dari satu titik ke titik lainnya di dalam tanah.

Energi potensial air tanah bervariasi pada rentang yang sangat luas. Perbedaan potensial energi air antara satu titik dengan titik lainnya menimbulkan kecenderungan air untuk mengalir di dalam tanah.

Secara alamiah air akan bergerak dari tempat yang energi potensialnya lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah dan untuk menyeimbangkan dengan sekitarnya.  

Air di tanah dipengaruhi sejumlah energi yang menyebabkan potensialnya berbeda dari dari air bebas.

Total potensial air (ψt) adalah gabungan dari berbagai energi yang berada pada pergerakan air di dalam tanah.

  • ψT  = ψm ­+ ψs + ψp + ψz
    • ­ψT  = potensial total
    • ψm = potensial  matrik
    • ψs  = potensial  osmotik
    • ψp = potensial  tekanan

Potensial matrik didefinisikan dalam kondisi tak jenuh, di mana gaya kapiler dan adsorpsi  membuat tekanan negatif.

Teori terapan untuk aliran dan transportasi dalam media berpori tak jenuh, terutama pada kondisi kadar air rendah, masing -masing gaya kapiler dan gaya adsorpsi dapat dihiraukan tanpa membedakan kontribusi individu untuk potensial matrik.

Potensial osmotik didefinisikan dengan adanya zat terlarut dalam air tanah. Pada lingkungan yang kering potensial osmotik secara signifikan mempengaruhi pergerakan air dibandingkan dengan potnsial tekanan dan potensial matrik.

Efek utama potensial osmotik berkaitan dengan penyerapan air oleh akar tanaman. Potensial osmotik biasanya diabaikan dalam menentukan pergerakan air, kecuali tanah dengan kadar garam tinggi.

Potensial tekanan adalah energi potensial yang disebabkan berat air pada satu titik menjadi pertimbangan, atau karena tekanan gas yang berbeda pada satu titik.

Potensial tekanan ini dibagi menjadi dua komponen terpisah: pada kondisi tanah jenuh tekanan hidrostatik menjadi komponen utama. Pada kondisi tanah tak jenuh pada pori tanah terdapat udara diantara air pori.

Potensial gravitasi adalah energi potensial yang berhubungan dengan posisi vertical dan dipengauhi gaya gravitasi.

Ketika air memasuki profil tanah, apabila drainase pada tanah baik maka sebagian besar pergerakan dipengaruhi gravitasi.

Keuntungan utama dari konsep potensial total adalah bahwa konsep ini memberikan ukuran terpadu dimana keadaan air dapat dievaluasi kapan saja dan di mana saja di dalam sistem tanah-tanaman-atmosfer.

Baca juga Apa itu Potensial Air Tanaman?

Daftar Pustaka

Baver, L.D., Gardner, W.H., Gardner, W.R., 1972. Soil Physics, fourth ed. Wiley, New York. Kirkham M. B., 2004. Principles of Soil and Plant Water Relations. Kansas State University. Throckmorton Plant Science Center, Manhattan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on email