fbpx

Pemantauan Aliran Sap & Potensial Air Tanaman Tomat Terhadap Cekaman Air

Memantau penggunaan air dan tingkat stress tanaman terhadap kondisi cekaman air

Instrumen yang digunakan
Sap Flow Meter : Pengukuran kecepatan aliran air & penggunaan air
Psyhchrometer : Pengukuran potensial air tanaman (stress level tanaman)
Soil Moisture Meter : (Pengukuran kelembaban tanah)

Instalasi sensor

Hasil Pengamatan

Cekaman dilakukan selama selama tiga kali secara berurutan. Pada cekaman pertama kondisi kelembaban tanah dicekam sampai 18%, potensial air tanaman -1.1MPa. Pada cekaman ketiga dengan kondisi kelembaban tanah yang sama, potensial air tanaman lebih negatif (-1.5MPa). Hal ini menunjukan pada cekaman ketiga tanaman tomat lebih stress dari pada cekaman sebelumnya.

Seiring dengan stress tanaman yang semakin tinggi (potensial air semakin rendah). Aliran sap pada tanaman juga ikut menurun & penggunaan air tanaman pun menurun.

Rata-rata penggunaan air tanaman tomat usia 6 bulan berkisar 0.20 L/hari. Pada cekaman ke-3 penggunaan air tanaman 0.13L/hari.

Dengan melakukan pemantauan kondisi tanaman dan kelembaban tanah kita dapat melakukan irigasi/pengairan lebih efektif secara waktu pengairan & kuantitas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *