fbpx

Empowering Agricultural Knowledge and Technology

Butuh alat untuk penelitian anda?  Klik  Produk Labodia Prima

Empowering Agricultural Knowledge and Technology

Butuh alat penelitian?  Klik  Produk Labodia

Empowering Agricultural Knowledge and Technology

Butuh alat penelitian?  Klik  Produk Labodia

Empowering Agricultural Knowledge and Technology

Empowering Agricultural Knowledge and Technology

Butuh alat?  Klik Produk Labodia

Apa itu Sap Flow

Apa itu Sap Flow?

Sap flow dapat diartikan aliran getah pada batang dan ranting atau pergerakan getah pada jaringan pembuluh tanaman. Getah yang dimaksud bukan berarti lateks yang berfungsi sebagai pertahanan diri dari tanaman.

Alasan kenapa disebut aliran/pergerakan getah yaitu karena pada tanaman tidak hanya air murni saja, tetapi mineral dan nutrien juga ikut didalamnya. Oleh karena itu istilah aliran getah lebih tepat digunakan dari pada aliran air.

Tetapi pada dasarnya, ketika kita melakukan pengukuran Sap flow,apa yang kita ukur adalah aliran atau pergerakan air di dalam tanaman.

Sap flow terjadi pada Sapwood atau xylem tanaman, dimana pada bagian tersebut air dan mineral lain dialirkan dari akar menuju daun. Berdasarkan teksturnya, sapwood lebih lunak dibandingkan lapisan lain pada batang tanaman.

Salah satu metode yang paling umum untuk menentukan porsi sapwood adalah Staining atau memberi pewarna. Dengan metode ini diperlukan alat Stem Borer untuk mengambil sampel core batang.

Setelah sampel core batang diambil selanjutnya staining dilakukan dengan menggunakan cairan Methyl Orange. Sapwood adalah bagian yang memiliki warna lebih cerah.

Pada mulanya hanya bidang ekofisiologi tanaman yang melakukan pengukuran sap flow. Tetapi dalam perkembangannya, sap flow dapat diaplikasikan ke berbagai bidang seperti hortikultura & vitikultur, hidrologi, mining etc.

Salah satu aplikasi pengukuran sap flow yang paling umum yaitu sebagai metode untuk menentukan transpirasi tanaman secara langsung.

Sap flow dan transpirasi tanaman adalah hal yang berbeda, namun keduanya memiliki korelasi. Secara harfiah sap flow adalah pergerakan cairan di dalam tanaman sedangkan transpirasi adalah hilangnya air dari tanaman sebagai uap air.

Tetapi hanya sedikit air yang diambil oleh akar yang digunakan untuk pertumbuhan dan metabolism, sisanya 97-99,5% hilang melalui transpirasi dan gutasi (Sinha, 2004).

Dengan melakukan pengukuran sap flow kita dapat melakukan estimasi total kebutuhan air tanaman (L/hari) dan juga dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk mengukur transpirasi tanaman (mm/hari).

Baca juga Apa itu Potensial Air Tanaman?

Daftar Pustaka

Sinha, Rajiv Kumar (2004). Modern Plant Physiology. CRC Press. ISBN 978-0-8493-1714-9

Facebook
Twitter
LinkedIn

Related:

Radiasi Sinar Matahari

Radiasi matahari adalah energi radiasi (elektromagnetik) dari matahari. Radiasi ini menyediakan cahaya dan panas untuk Bumi dan energi untuk fotosintesis. Energi radiasi ini diperlukan untuk metabolisme lingkungan dan penghuninya. Tiga jenis radiasi matahari adalah ultraviolet (8%), Photosynthetically Active Radiation (PAR 42.3%), dan inframerah (49.4%). Dari cahaya yang mencapai permukaan bumi,Continue Reading