fbpx

Analisis Neraca Air dan Kebutuhan Air Tanaman Jagung (Zea mays L.) Berdasarkan Fase Pertumbuhan Di Kota Tarakan

Oleh: Sudirman Sirait, Linda Aprilia, Fachruddin
Rona Teknik Pertanian, 13(1) April 2020

Abstrak

Salah satu upaya peningkatan produktivitas tanaman jagung adalah penyediaan air yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman jagung sangat membutuhkan air dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Ketepatan pemberian air sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman jagung sangat berpengaruh terhadap produksi. Kelebihan dan kekurangan air akan mengakibatkan tanaman jagung mengalami penurunan dalam proses pertumbuhan dan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis neraca air dan kebutuhan air pada tanaman jagung berdasarkan fase pertumbuhan di wilayah Kota Tarakan. Penelitian ini dibagi dalam beberapa tahapan yaitu pengumpulan data iklim bulanan periode 2008-2017, analisis neraca air dengan metode Thornthwaite-Mather, dan analisis kebutuhan air tanaman jagung berdasarkan fase pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Wilayah Kota Tarakan memiliki curah hujan andalan 3497,68 mm/tahun. (2) Total surplus 2997,84 mm/tahun, limpasan 1630,31 mm/tahun, dan pengisian air tanah 1367,53 mm/tahun. (3) Selama satu periode penanaman tanaman jagung rata-rata membutuhkan air sebesar 256,55 mm. (4) Total evapotranspirasi tanaman jagung selama 4 periode penanaman sebesar 1026.18 mm/tahun dan memiliki ketersediaan air yang sangat cukup serta setiap bulannya memiliki nilai surplus sepanjang tahun.

Kesimpulan

Selama periode 2008-2017 wilayah Kota Tarakan memiliki total curah hujan andalan 80% adalah 3497,68 mm/tahun dan evapotranspirasi lahan sebesar 1400,25 mm/tahun. Total Chlebih adalah 2997,84 mm/tahun, limpasan adalah 1630,31 mm/tahun, dan pengisian air tanah adalah 1367,53 mm/tahun. Rata-rata kebutuhan air tanaman jagung pada fase initial 23,45 mm, fase crop development 90,72 mm, fase mid-season 128,55 mm dan fase Late season 13,83 mm. Selama satu periode penanaman tanaman jagung rata-rata membutuhkan air sebesar 256,55 mm. Total evapotranspirasi tanaman jagung selama 4 periode penanaman adalah 1026.18 mm/tahun dan memiliki ketersediaan air yang sangat cukup serta setiap bulannya memiliki nilai surplus sepanjang tahun.

 

Analisis Neraca Air dan Kebutuhan Air Tanaman Jagung (Zea mays L.) Berdasarkan Fase Pertumbuhan Di Kota Tarakan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *