Pengukuran Penggunaan Air Buah Nanas Dengan Menggunakan Sap Flow Meter

Pengukuran Penggunaan Air Buah Nanas Dengan Menggunakan Sap Flow Meter

Pendahuluan

Informasi mengenai kebutuhan air pada perkembangan buah nanas sangat sulit didapatkan. Berbagai metode yang dapat dilakukan untuk mengukur transpirasi (ex; Evapotranspiration (ETc) & eddy covariance) hanya dapat dilakukan untuk mengestimasi transpirasi dengan pendekatan lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan dengan melakukan estimasi pengukuran transpirasi langsung pada tanaman adalah dengan menggunakan Sap Flow Meter. Pada observasi singkat ini, kami melakukan pengukuran transpirasi pada tanaman nanas yang sedang berbuah. Observasi ini bertujuan untuk mengukur transpirasi pada perkembangan buah nanas.

Lokasi
Kelapa Gading, Jakarta Utara

Waktu Observasi
28 hari dimulai dari 24/09/20 – 21/10/20

Metode
Instrumen yang digunakan yaitu sap flow meter untuk mengukur kecepatan aliran sap pada batang (cm/jam). Sap flow meter menggunakan prinsip Heat Ratio Method yang dapat mengukur dengan rentang pengukuran -100 cm/jam – 100 cm/jam. Sap flow meter memilik 3 probes utama yaitu, 2 temperature probes dan 1 heater probes.

Prinsip HRM
Prinsip Heat ratio Method

AWS (Automatic Weather Station) dipasang untuk memantau kondisi suhu, kelembaban, deficit tekanan uap dan radiasi matahari. Untuk melakukan pengukuran transpirasi pada buah nanas, Instalasi ke-3 probes dilakukan pada peduncle buah tanaman nanas. Buah berusia ±1 bulan dari mulai pembungaan.

Instalasi alat

 

Hasil Pengamatan
Kecepatan Aliran Sap

Kecepatan Aliran SapBerdasarkan data 28 hari pengamatan, sap flow velocity/kecepatan aliran sap pada peduncle berkisar pada 0.4-1.4 cm/jam.  Data suhu dan kelembaban relatif udara dikalkulasikan untuk menghitung defisit tekanan uap (kPa). 

Korelasi antara defisit tekanan uap dan kecepatan aliran sap mendapatkan nilai R=0.6.

Sap flow vs solar radiationKorelasi antara radiasi matahari dan kecepatan aliran sap mendapatkan nilai R=0.57

Penggunaan Air

Penggunaan air selama observasi berkisar 0.035 -0.072 Liter per hari. Total penggunaan air selama observasi yaitu 1.58 Liter.

 

Silahkan hubungi kami untuk Demo, Presentasi/ Workshop

info@labodiaprima.co.id | WA +(62) 851 0064 9944/55

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *