Pemantauan Aliran Sap & Potensial Air Tanaman Tomat Terhadap Cekaman Air

Pemantauan Aliran Sap & Potensial Air Tanaman Tomat Terhadap Cekaman Air

Tujuan
Memantau penggunaan air dan tingkat stress tanaman terhadap kondisi cekaman air

Instrumen yang digunakan
– Sap Flow Meter : Pengukuran kecepatan aliran air & penggunaan air
– Psyhchrometer : Pengukuran potensial air tanaman (stress level tanaman)
– Soil Moisture Meter : (Pengukuran kelembaban tanah)

Tujuan

Instrumen

Instalasi sensor
Instalasi1 Instalasi2

Hasil Pengamatan
Kelembaban tanah vs Potensial air

 

Cekaman dilakukan selama selama tiga kali secara berurutan. Pada cekaman pertama kondisi kelembaban tanah dicekam sampai 18%, potensial air tanaman -1.1MPa. Pada cekaman ketiga dengan kondisi kelembaban tanah yang sama, potensial air tanaman lebih negatif (-1.5MPa). Hal ini menunjukan pada cekaman ketiga tanaman tomat lebih stress dari pada cekaman sebelumnya.

Sap flow vs potential air

 

Seiring dengan stress tanaman yang semakin tinggi (potensial air semakin rendah). Aliran sap pada tanaman juga ikut menurun & penggunaan air tanaman pun menurun.

Penggunaan air

 

Rata-rata penggunaan air tanaman tomat usia 6 bulan berkisar 0.20 L/hari. Pada cekaman ke-3 penggunaan air tanaman 0.13L/hari.

Dengan melakukan pemantauan kondisi tanaman dan kelembaban tanah kita dapat melakukan irigasi/pengairan lebih efektif secara waktu pengairan & kuantitas.

 

Silahkan hubungi kami untuk Demo, Presentasi/ Workshop

info@labodiaprima.co.id | WA +(62) 851 0064 9944/55

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *