Korelasi antara Potensial Air Tanah dengan Kadar Air Dalam Tanah

Hubungan Antara Potensial Air Tanah Dengan Kadar Air Dalam Tanah

Kurva karakteristik retensi air tanah mengambarkan hubungan antara potensial air tanah dengan kadar air tanah.

Potensial air tanah memberi informasi seberapa kuatnya air merekat pada matriks tanah. Tanah jenuh memiliki 0 potensial air tanah.

Potensial air pada tanah tidak jenuh bernilai negatif. Seiring dengan mengeringnya tanah, potensial air tanah akan menjadi lebih negatif. Hal ini disebabkan oleh air yang menghilang dari pori – pori tanah. Meningkatnya nilai negatif potensial air juga terkait dengan berkurangnya ketebalan lapisan air yang menutupi permukaan partikel tanah.

Total soil water potential terdiri dari:

  • Potensial matrik (ketertarikan antara air dan partikel tanah)
  • Potensial gravitasi (disebabkan oleh gaya gravitasi )
  • Potensial osmotik (disebabkan oleh garam terlarut)

Potensial ini mempengaruhi pergerakan air dalam tanah dan cara tanah menahan/melepaskan air pada siklus kontinum tanah-tumbuhan-atmosfir.
(HP Cresswell et al., Soil Physical Measurement and Interpretation for Land Evaluation, CSIRO 2002)

Soil-Moisture-Tension-VSW

Contoh kurva karakteristik air tanah untuk pasir, liat,  lempung dan gambut
(https://www.soilmoisture.com/Complete-Lab-Systems/)

Karakteristik air tanah adalah hubungan antara kadar air volumetrik (VWC) dan potensial matrik. Untuk memprediksi keseimbangan kandungan air dan laju aliran air dalam tanah, tidak cukup hanya dengan mengukur karakteristik air pada lapisan tanah tertentu. Hal ini berdampak pada banyaknya aplikasi oleh berbagai praktisi. Sebagai contoh, potensial matriks yang mendekati titik jenuh penting untuk membuat desain irigasi dan sistem drainase. Karateristik air pada tanah (water capacity) dapat digunakan untuk menghitung difusivitas air pada tanah dan membuat model penggunaan air pada tanaman.

Pada saat potensial matrik mendekati 0 (0-10m), jumlah air yang di tahan oleh tanah tergantung pada  kapilaritas dan distribusi ukuran pori tanah. Struktur makro tanah memiliki efek besar terhadap karakteristik air pada tanah. Pada saat potensial matrik menurun (negatif), retensi air di kontrol oleh gaya adsorptif dan luas area partikel tanah per unit berat dan kepadatan muatan.
(HP Cresswell et al., Soil Physical Measurement and Interpretation for Land Evaluation, CSIRO 2002)

Pengukuran potensial air tanah dapat dilakukan dengan menggunakan Tensiometer, sedangkan pengukuran kadar air volumetrik dilakukan dengan menggunakan Soil moisture meter.

Silahkan hubungi kami untuk Demo, Presentasi/ Workshop

info@labodiaprima.co.id | WA +(62) 851 0064 9944/55

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *